Hadir dalam acara deklarasi ini Ketua Umum Depinas SOKSI (Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia) periode 2017-2022,Ali Wongso Sinaga; Wakil Ketua Umum Depinas SOKSI Erwin Ricardo Silalahi yang juga Plt Ketua Depidar SOKSI DKI Jakarta bersama jajarannya, Anshari Wiria dan Viktus Murin, serta Wakil Sekjen Dondy Chandra Kusuma, dan Ketua Harian Depidar DKI Jakarta Mikael Mali.
Garda SOKSI Jokowi Dua Periode dipimpin oleh Minadi Pujaya sebagai ketua, dan Viktus Murin sebagai sekretaris.
Minadi Pujaya selama ini menjabat Bendahara Umum Depinas SOKSI, sedangkan Viktus Murin adalah mantan Sekjen Presidium GMNI 1999-2002, saat ini mengemban posisi sebagai Wakil Sekjen DPP Partai Golkar yang juga Sekretaris Badan Kajian Strategis dan Intelijen (Bakastratel) DPP Partai Golkar.
Ali Wongso menegaskan, pembentukan Garda SOKSI Jokowi Dua Periode merupakan implementasi dari keputusan Musyawarah Nasional (Munas) X SOKSI tahun 2017.
"Secara filosofis keberadaan Garda SOKSI Jokowi Dua Periode mengandung maksud untuk memperjuangkan kemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin langsung dari lingkaran dalam," terangnya.
Ini pilihan SOKSI yang bersifat prinsipil karena menilai Jokowi sudah berhasil menunjukkan karakter kepemimpinan yang bersih atau tidak korup.
"Apalagi Jokowi telah berhasil membuktikan kepada masyarakat Indonesia dalam hal pembangunan nasional yang merata di seluruh wilayah Indonesia, khususnya dalam hal pemerataan pembangunan infrastruktur," pungkas Ali Wongso.
Sementara itu, Wandy Taturoong yang mewakili Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Moeldoko mengapresiasi keberpihakan politik SOKSI kepada calon petahana Jokowi.
Wandy mengakui dalam kancah politik nasional, SOKSI dikenal memiliki nama besar dalam melahirkan para politisi nasional dari lingkungan Partai Golkar.
Mewakili Moeldoko, Wandy mengingatkan agar masyarakat politik nasional bersikap bijak menghadapi arus revolusi informasi di tengah era digital saat ini.
"Apalagi informasi yang berbau hoax dan ujaran kebencian, bila tidak disaring secara benar, maka hal itu dapat merusak persatuan dan kesatuan. Ini tanggung jawab kita semua sebagai warga negara untuk menumbuhkan demokrasi yang berbasis rasionalitas, dan bukan ketakutan-ketakutan," tegas Wandy.
Munadi Pujaya menjelaskan, Garda SOKSI Jokowi Dua Periode memiliki program aksi yang bersifat
problem solving oriented, serta digerakkan secara massif dan simultan di seluruh wilayah Indonesia.
Program aksi ini berkorelasi langsung dengan pergumulan problematika dan kebutuhan dari sejumlah kelompok strategis di tengah masyarakat yakni pekerja; petani dan nelayan; pelajar dan mahasiswa; tenaga guru dan pendidik; pelaku UMKM dan pedagang kecil; serta kaum perempuan.
[wid]
BERITA TERKAIT: