Pembekalan bertujuan untuk memberikan pemahaman utuh tentang tahapan-tahapan Pemilu sehingga para relawan mampu memetakan setiap masalah yang ditemui, khususnya di TPS.
"Mulai dari proses pencoblosan, penghitungan suara hingga sampai pada proses rekapitulasi suara. Mereka juga dibekali tentang hak dan kewajiban sebagai saksi di TPS. Intinya bekal tentang kepemiluan," kata Ketua Ramai, Yoza Zein di Jakarta, Sabtu (26/1).
Pembekalan diikuti perwakilan simpul-simpul relawan dari berbagai daerah. Setelah diberi pembekalan, masing-masing relawan akan mendapatkan sertifikat. Mereka inilah yang akan didistribusikan Satgas BPN Prabowo-Sandi ke sejumlah TPS untuk mengawal suara sebagai saksi.
Adapun saat ini kata dia, relawan yang mendaftar untuk mengikuti pembekalan sudah lebih dari 300 orang. Kedepan, pembekalan akan terus dilakukan sampai pilpres 2019.
"Para perwakilan relawan ini nanti saat kembali ke komunitasnya dan bisa menularkan ilmu yang didapatkan kepada relawan-relawan yang lain," pungkasnya.
[dem]
BERITA TERKAIT: