"Terus terang saja beberapa tahun ini saya prihatin melihat kaum intelektual Indonesia seolah-olah diam di tengah ketidakadilan, diam di tengah pendzoliman rakyat, diam di tengah kemiskinan bangsa, diam di tengah diserahkannya kedaulatan kepada bangsa-bangsa lain," ujar Prabowo saat deklarasi dukungan alumni Perguruan Tinggi di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Sabtu (26/1).
Acara deklarasi dukungan untuk Prabowo-Sandi dihadiri ribuan alumni Perguruan Tinggi. Mereka berasal dari 115 PT di Indonesia.
Prabowo mengatakan kondisi ekonomi yang tidak lagi berdaulat dan rakyat dimiskinkan mesti mendapat perhatian kaum intelektual. Sebab, kata dia, ekonomi sangat penting bagi kedaulatan bangsa.
"Walau pendidikan saya tentara tapi saya merasa sangat penting ekonomi. Saya sangat paham pentingnya pangan bagi kedaulatan dan kemerdekaan," tegasnya.
"Saya paham sekali bahwa tidak ada negara yang merdeka kalau tidak bisa memberi makan kepada rakyatnya," imbuhnya.
Lebih lanjut Prabowo menyatakan dukungan yang diterimanya dari kaum intelektual tak lain sebagai upaya memperjuangkan kedaulatan bangsa.
"Universitas dan perguruan tinggi, disitulah otak-otak terbaik sebuah bangsa.
The bank of knowladge, lembaga tabungan bank dimana kearifan bangsa, didepositokan, diamankan, untuk digunakan oleh generasi berikutnya bagi bangsa Indonesia," demikian Prabowo.
[dem]
BERITA TERKAIT: