Pembakaran Bendera Tauhid, Cak Imin Manut PBNU

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Kamis, 25 Oktober 2018, 19:29 WIB
Pembakaran Bendera Tauhid, Cak Imin <i>Manut</i> PBNU
Muhaimin Iskandar/Net
rmol news logo Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar enggan berkomentar mengenai aksi pembakaran bendera bertulis kalimat tauhid oleh oknum anggota Banser beberapa waktu lalu.

Cak Imin, sapaannya mengaku sependapat dan mengikuti keputusan atau klarifikasi yang diberikan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

"Saya kira sudah mendengar klarifikasi semuanya. Ngikuti klarifikasi PBNU," kata Cak Imin di Surabaya, dilansir RMOLJatim, Kamis (25/10).

Diketahui, Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siroj mengatakan, pembakaran bendera hitam bertuliskan kalimat tauhid yang diduga mirip bendera HIT di Garut, 22 Oktober lalu, tidak dilandasi kebencian. Justru, tindakan pembakaran tersebut dilandasi kecintaan terhadap Indonesia.

"Tindakan anggota Banser Garut tersebut didasari rasa cinta Tanah Air. Tidak ada landasan kebencian personal maupun kelompok, apalagi dimaksudkan untuk melecehkan atau menodai agama," kata Said Aqil di kantor PBNU, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu (24/10). [lov]

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA