Sandi mengaku sangat antusias karena ingin belajar cara presiden keenam Ri itu dalam mengatasi krisis di tahun 2008 hingga 2009. Menurutnya, turbulensi ekonomi dari faktor eksternal kala itu lebih dahsyat dari saat ini.
"Saya ingin mendapatkan masukan mengenai pengalaman Pak SBY menghadapi turbulensi ekonomi. Indonesia mendapatkan pujian karena kita tidak terlalu terdampak secara signifikan," ujar Sandiaga kepada wartawan di Restoran Meradelima, Jakarta Selatan, Selasa (11/9).
Kala itu, sambungnya, lapangan kerja dan harga bahan pokok di tanah air tetap stabil dan tidak terganggu masalah ekonomi global.
“Padahal ada global financial crisis yang mengakibatkan seluruh dunia mengalami turbulensi yang luar biasa dan masuk ke dalam krisis yang multidimensi pada 2008 dan 2009,†tuturnya.
Menurutnya, masukan dari SBY akan menjadi referensi untuk menangkal krisis yang terjadi seperti tahun ini. Meski demikian, dia mengaku tidak mengharapkan krisis akan datang lagi.
“Masukan dari SBY akan jadi langkah-langkah antisipatif,†tukasnya.
[ian]
BERITA TERKAIT: