Polri Tidak Masalah Dipandang Represif Sikapi Gerakan #2019GantiPresiden

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-kiflan-wakik-1'>AHMAD KIFLAN WAKIK</a>
LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK
  • Kamis, 06 September 2018, 14:37 WIB
Polri Tidak Masalah Dipandang Represif Sikapi Gerakan #2019GantiPresiden
Ari Dono/Net
rmol news logo Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia tidak masalah jika dipandang terlalu represif terhadap gerakan #2019GantiPresiden.

"Itu kan hanya cara pandang," ujar Wakapolri Komjen Pol Ari Dono di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (6/9).

Ari menyebut, pada dasarnya aparat kepolisian diperkenankan mengambil langkah represif. Walaupun, hal ini ada aturan ketat soal syarat kondisi.

"Tentunya represif juga harus berdasarkan aturan. Ya secara umum dipandang ketika situasi itu perlu ada suatu kehadiran polisi, maka polisi itu akan hadir," jelasnya.

Ari meminta masyarakat tidak memandang keliru soal tindakan represif Polri. Pasalnya, semua disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

"Jadi kalau bicara represif memang ada tindakan represif. Tapi tindakan represif itu kan bukan berarti keliru," tukasnya. [fiq]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA