Harapan itu juga turut disampaikan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto saat ditemui di Gedung Nusantara IV, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (30/8).
"Kita mengharapkan kita menyatu dan tidak terpecah," harapnya.
Menurutnya, momentum pelukan Jokowi dan Prabowo yang diinisiasi atlet pencak silat peraih emas Hanifan Yudani Kusuma juga bisa diambil pelajaran penting, yaitu tentang arti sportivitas dalam berkompetisi.
"Mereka bersaing tetapi saat sudah ditentukan pemenangnya, menang kalah diterima, nah itu namanya sportivitas," jelasnya.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: