Sebelum Keluarkan Sanksi, Demokrat Bakal Minta Klarifikasi Ke Demiz

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Rabu, 29 Agustus 2018, 15:51 WIB
Sebelum Keluarkan Sanksi, Demokrat Bakal Minta Klarifikasi Ke Demiz
Demiz/Net
rmol news logo Partai Demokrat meminta pihak luar untuk tidak ikut mengurusi masalah di internal partai mereka.

Penegasan itu disampaikan Wasekjen DPP Partai Demokrat Andi Arief menanggapi dorongan agar Demokrat memecat mantan Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar sebagai kader.

Hal ini seiring kabar yang menyebutkan bahwa pria yang akrab disapa Demiz itu akan menjadi jurubicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

“Deddy Mizwar aset Partai Demokrat, soal sikapnya mau jadi Jubir Jokowi-ma'ruf biar partai Demokrat yang akan selesaikan masalah ini. Kami punya mekanisme,” jelas Andi di akun Twitter @AndiArief_ sesaat lalu, Rabu (29/8).

Di Demokrat, sambungnya, sanksi untuk kader tidak bisa sembarangan keluar. Partai harus meminta klarifikasi terlebih dahulu dengan yang bersangkutan agar bisa tahu duduk perkara yang sebenarnya.

“Tidak gampang partai kami mengeluarkan sanksi tanpa ada klarifikasi dari yang bersangkutan,” tukasnya. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA