"Makanya kita akan tetap konsisten dalam mendukung Pak Jokowi sebagai capres 2019," kata Ketua DPP Golkar Ace Hasan Sadzily kepada
Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (7/7).
Seperti diketahui, beberapa parpol koalisi Jokowi seperti Partai Nasdem juga telah menyatakan dukungannya terhadap Jokowi, keputusan itu diambil hanya melalui forum Rapat Kerja Nasional (Rakernas) bahkan sama halnya dengan PDIP yang notabene sebagai "rumah" Jokowi penetapan dukungan hanya sebatas lisan dari ketua umumnya Megawati Soakernoputri.
Ini berbeda saat PDIP memberikan dukungan pada Pilpres 2014 lalu. Kala itu, deklarasi dukungan PDIP disertai dengan Surat Perintah Harian yang ditulis langsung oleh Megawati Soekarnoputri.
Sementara Partai Hanura, hanya meyatakan dukungannya terhadap Jokowi pada peringatan acara Hari Ulang Tahun ke-11, bahkan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) hanya sebatas keluar dari mulut Ketua Umum Muhaimin Iskandar. Hanya partai besutan M Romahurmuzy (PPP) yang cukup demokrasi dalam menyatakan dukungannya terhadap Jokowi yaitu dalam forum Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas).
Presiden Jokowi sepertinya perlu waspada. Langkahnya mencalonkan diri sebagai presiden di Pilpres 2019 bisa diterpa masalah. Sangat mungkin PDIP dan parpol koalisi pendukungnya mencabut dukungan dan memutuskan mengusung figur capres selain Jokowi melihat forum pengambil keputusan partai yang demikian.
Menurut Ace, Golkar, tidak terganggu dengan sikap partai lain yang kemudian hari menunjukkan gelagat untuk pindah haluan dengan tidak mendukung Jokowi.
"Golkar akan tetap konsisten mendukung Jokowi," tegas Ace yang juga anggota DPR RI itu.
[rus]
BERITA TERKAIT: