Mahasiswa Ke Pemerintah: Kenapa Rupiah Masih Lemah?

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/adityo-nugroho-1'>ADITYO NUGROHO</a>
LAPORAN: ADITYO NUGROHO
  • Sabtu, 26 Mei 2018, 07:39 WIB
Mahasiswa Ke Pemerintah: Kenapa Rupiah Masih Lemah?
Irfan Ahmad Fauzi/Net
rmol news logo . Ketua Umum PP Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Irfan Ahmad Fauzi mengaku heran dengan terus melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

"Padahal pemerintah sudah melakukan intervensi ke sejumlah pasar untuk menurunkan harga dolar," ucapnya kepada redaksi, Sabtu (26/3).

Saat ini nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sudah mencapai Rp 14.200. Dan tidak menutup kemungkinan akan terus naik.

Sehingga kebijakan Menkeu Sri Mulyani dan Gubernur BI Perry Warjiyo menekan laju itu dengan memberikan intervensi tidak membuahkan hasil.

Perbaikan perekonomian yang dirasakan rakyat juga belum tampak. Akibatnya hal itu semakin menambah ketidakpercayaan terhadap pemerintah.

"Kan pemerintah mengatakan sudah intervensi, tapi kenapa masih lemah juga? Jadi dana yang digunakan untuk intervensi itu dampaknya apa?" ujar Irfan.

Atas dasar itu, KAMMI meminta pemerintah untuk tidak main-main terhadap isu ini sebelum kondisi bertambah semakin buruk.

"Tolong pemerintah serius dengan isu ini, jangan pura-pura tidak tahu terutama bagi Pak Perry (Gubernur BI) kalau tidak bisa lebih baik mundur," pungkas Irfan. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA