Maka dari itu, sesuai usulan semua pihak, pihaknya akan merampungkan RUU tersebut.
"Saya sebagai ketua DPR tentu saja baper (terbawa perasaan) juga karena tiba-tiba gara-gara RUU terorisme ini kami dijadikan kambing hitam," ujar Bamsoet, sapaan Bambang saat ditemui di acara SOKSI di kawasan Pondok Indah, Jakarta, Minggu, (20/5).
Menurutnya lambannya pengesahan RUU teroris lantaran adanya perbedaan pendapat dari fraksi mengenai definisi teroris. Perbedaan pendapat yang alot itu membuat pembahasan RUU Teroris ini terkesan lama.
"Definiai teoris ini memutar-mutar di RUU dan ada yang menggoreng akhirnya jadi tidak kelar," ujarnya.
[nes]