Soal TKA, Pemerintah Kurang Bernyali Nego Ke Tiongkok

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Selasa, 01 Mei 2018, 23:04 WIB
Soal TKA, Pemerintah Kurang Bernyali Nego Ke Tiongkok
Foto/Net
rmol news logo Ekonom Senior Rizal Ramli menilai pemerintah kurang bernyali untuk melakukan negosiasi dengan pemerintah Tiongkok terkait pembatasan tenaga kerja asal negara Tirai Bambu itu.

Menurut Rizal, pembatasan TKA bermanfaat bagi kedua negara. Ia mencontohkan jika pemerintah Indonesia terlalu banyak menampung TKA kasar asal Tiongkok maka konflik sosial akan terjadi. Baik Indonesia maupun Tiongkok akan dirugikan dari permasalahan tersebut.

"Tapi mohon maaf pemerintah ini kurang bernyali untuk, kami ingin pembatasan TKA ini maksimum tiga sampai lima persen," ujarnya dalam diskusi Indonesia Lawyers Club di TVone, Selasa (1/5).

Lebih lanjut Rizal menjelaskan pemerintah Malaysia bisa membatasai tenaga kerja yang masuk, termasuk tenaga kerja dari Indonesia.

Menurutnya langkah tersebut bisa menjadi contoh agar pemerintah bernyali untuk melakukan negosiasi dengan pemerintah Tiongkok mengenai arus tenaga kerja unskill ke Indonesia.

"Sudah cukup banyak TKA unskill di negara ini, kita butuh TKA skill khusus yang ahli," ujarnya. [nes]

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA