Visi Maritim Jokowi Tak Berpihak Pada Nasib Pelaut

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/adityo-nugroho-1'>ADITYO NUGROHO</a>
LAPORAN: ADITYO NUGROHO
  • Selasa, 01 Mei 2018, 10:38 WIB
Visi Maritim Jokowi Tak Berpihak Pada Nasib Pelaut
Foto: RMOL
rmol news logo Visi poros maritim dunia yang digaungkan Presiden Jokowi masih berjalan semu. Kesejahteraan pelaut menjadi bukti tidak berjalannya visi itu sebagaimana mestinya.

"Hari Buruh ini jadi momen bagi kaum pekerja/buruh, termasuk pelaut sebagai bagian dari pekerja/buruh di sektor maritim atau kelautan. Kami menuntut perbaikan nasib di momentum ini," kata perwakilan pergerakan pelaut Indonesia Imam Syafii saat ditemui di sela-sela aksi buruh transportasi pelabuhan Indonesia di Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (1/5).

Menurut dia, selama ini pelaut yang bekerja di atas kapal-kapal berbendera Indonesia di dalam negeri sama sekali tidak diperhatikan nasibnya.

"Minimnya pengawasan dan tindakan dari pemerintah membuat para pengusaha di bidang pelayaran dengan kesewenang-wenangannya membuat kebijakan perusahaan yang sangat tidak berpihak kepada pelaut," bebernya.

Atas alasan itu, Syafii menilai Jokowi yang bervisi poros maritim masih belum berpihak kepada nasib pelaut. Sementara pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan pengusaha diyakini akan terus berlanjut jika tidak ditangani serius oleh pemerintah.

"Jika pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh perusahaan pelayaran terhadap UU Ketenagakerjaan ini terus dibiarkan, jelas ini menjadi bom waktu bagi pemerintah terkait persoalan ketenagakerjaan pelaut," pungkasnya dengan geram. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA