Demi Investasi Asing, Pemerintah Tega Bikin Nasib Buruh Makin Suram

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Selasa, 01 Mei 2018, 09:44 WIB
Demi Investasi Asing, Pemerintah Tega Bikin Nasib Buruh Makin Suram
Fadli Zon/Net
rmol news logo Demi memuluskan kepentingan investasi asing, pemerintah terus-menerus mengorbankan kepentingan buruh lokal. Ini membuat kehidupan perburuhan menjadi suram.

Begitu kata Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menanggapi peringatan Hari Buruh (May Day) yang berlangsung hari ini, Selasa (1/5).

"Pemerintah terus merilis berbagai aturan yang menyerahkan kesempatan kerja di dalam negeri kepada buruh asing, termasuk untuk pekerjaan-pekerjaan kasar," ujarnya di akun Twitter @fadlizon.

Tidak hanya itu, menurut Fadli pemerintah juga selalu menyangkal dan menutup mata atas membanjirnya buruh kasar asal China di Indonesia. Sikap pemerintah ini, sambungnya, membuat kehidupan perburuhan menjadi suram.

"Celakanya, alih-alih melakukan penegakkan hukum yang tegas dan ketat, pemerintah justru kian melonggarkan aturan tentang tenaga kerja asing," cetusnya.

Dia mencontohkan keluarkan Permenakertrans 16/2015. Dalan aturan itu, pemerintahan telah menghapuskan kewajiban memiliki kemampuan berbahasa Indonesia bagi para pekerja asing.

Selain itu ada juga Peraturan Presiden (Perpres) 20/2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA), yang dinilai publik mempermudah TKA masuk ke dalam negeri. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA