Pilihan Politik Boleh Beda, Perbaikan Nasib Petani Yang Utama

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/adityo-nugroho-1'>ADITYO NUGROHO</a>
LAPORAN: ADITYO NUGROHO
  • Jumat, 27 April 2018, 19:59 WIB
Pilihan Politik Boleh Beda, Perbaikan Nasib Petani Yang Utama
rmol news logo Mantan Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) M. Jafar Hafsah menyatakan figur yang direkomendasi HKTI pernah berlaga pada Pilpres.

"Pada Pilpres 2004 waktu itu Pak Amien Rais meminta kami siapa yang pantas menjadi cawapresnya. Kita usulkan ketua kita saat itu Pak Siswono Yudhohusodo. Akhirnya diterima," kenang Jafar dalam peringatan HUT ke-45 HKTI di Komplek DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (27/4).

Mantan Ketua Fraksi Demokrat ini menambahkan peranan HKTI begitu sentral dalam memajukan petani Indonesia. Sehingga dalam kekuatan politik, HKTI kerap diperhitungkan dan otomatis diperebutkan oleh partai-partai politik.

Namun terlepas dari itu, Jafar meminta agar HKTI tetap solid dalam memperbaiki nasib petani.

"Walaupun politiknya berbeda-beda yang terpenting kita memajukan petani," pungkasnya.[dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA