Informasi terbaru miras oplosan yang diproduksi di Cicalengka membuat 61 peminumnya di sejumlah daerah di Jawa Barat meregang nyawa.
"Kita ganyang mafia miras oplosan," kata Rofiq di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (13/4).
Rofiq menyoroti masalah regulasi terkait peredaran miras. Ia menilai kinerja parlemen baik pusat maupun daerah belum banyak berpihak kepada kepentingan rakyat.
"Sehingga begini akibatnya, miras oplosan bisa beredar marak di masyarakat," tegasnya.
Rofiq juga menyinggung perlunya memperkuat nilai-nilai agama dan pendidikan keluarga untuk mengatasi masalah miras.
"Nilai-nilai agama itu harus tertanam baik di tataran keluarga agar anak-anak muda tidak menyentuh miras," pungkasnya.b>[dem]
BERITA TERKAIT: