Hal ini ditegaskan oleh Anggota Komisi IV DPR KRT Darori Wonodipuro di Komplek Parlemen, Jakarta, Rabu (4/4).
"1 persen dari penduduk Indonesia itu sekitar 2.500 orang, itu ada PT A, B, C dan D enggak perlu disebut namanya. Itu menguasai 80 persen lahan," ujarnya.
Kepemilikan lahan itu mulai dari hutan, pertambangan hingga lahan-lahan kritis.
Menurut dia hutan tanaman yang sudah tidak produktif bisa dibagikan kepada rakyat melalui pemerintah.
Sambung Darori, inilah yang dicanangkan oleh Prabowo ke depannya. Dengan konsisten berdasarkan Pasal 33, Gerindra mengusung program tanah untuk rakyat.
"Pak Prabowo ini maunya area-areal hutan yang sudah tidak produktif dibagikan ke masyarakat bukan yang masih produktif," ungkap anggota Fraksi Gerindra ini.
Karena saat ini pemerintah tidak memiliki kejelasan konsep agraria sehingga terkesan salah arah dalam masalah pembagian lahan yang akibatnya semakin tinggi ketimpangan.
Dampaknya, ketika lahan produktif yang dibagikan terjadi banjir dan longsor di beberapa tempat.
[rus]
BERITA TERKAIT: