Sejak tiba di hotel tempat Presiden bermalam, sambutan hangat langsung mengalir dari warga negara Indonesia yang telah menanti, termasuk dua anak Indonesia berpakaian adat yang menyerahkan bunga di pintu masuk.
Suasana penyambutan kian semarak ketika para diaspora Indonesia di Cebu mendapat kesempatan bertemu langsung dengan Presiden RI.
Prabowo terlihat saat menyapa, bersalaman, hingga berbincang singkat dengan masyarakat Indonesia yang tinggal jauh dari Tanah Air, menciptakan kesan mendalam bagi mereka yang hadir.
Ronald Tasik, seorang diaspora Indonesia yang berprofesi sebagai dokter di Cebu, mengaku terkesan dengan keramahan Presiden.
“Senang bisa bertemu Bapak, sangat ramah, dia tanya-tanya, dari mana? nama?” ujar Ronald usai bersalaman dengan Presiden.
Bagi Ronald, ada kebanggaan yang lebih besar ketika melihat Prabowo menggunakan kendaraan Maung buatan anak bangsa dalam kunjungan luar negeri tersebut.
“Hal yang spesial sih bisa melihat pemimpin yang bangga membawa produk lokal, karya anak bangsa, inovasi dan teknologi karya anak bangsa ke kancah internasional,” kata dia.
Perasaan serupa juga diungkapkan Lili Yahya, diaspora Indonesia yang telah lama menetap di Cebu. Ia menilai kunjungan Prabowo sebagai momen bersejarah sekaligus membanggakan bagi komunitas Indonesia di sana.
“Yang pasti bangga, terharu, dan kami bersuka cita atas kedatangan Bapak Presiden. Karena ini pertama kali ya kunjungan dari Bapak Presiden datang ke Cebu, Filipina,” ujar Lili.
Kehadiran Maung dalam iring-iringan Presiden pun membuat Lili takjub.
“Sangat terkejut sekali ya, maksudnya sungguh sangat membanggakan karena mungkin Bapak ingin memperkenalkan mobil tersebut kepada negara Filipina. Jadi wow, surprise sekali. Jauh-jauh dari Indonesia dibawa ke sini,” ucapnya.
Sementara itu, Romo Agus Sudaryanto yang telah 15 tahun melayani sebagai pastor di Cebu menilai kehadiran Presiden membawa energi baru bagi diaspora Indonesia.
“Saya berpendapat bahwa kehadiran Bapak Presiden di antara kita, orang Indonesia yang ada di Cebu ini membuat suatu gerakan yang baru, bahwa Bapak Presiden kita ini mendunia dan khususnya di tetangga, di negara Filipina, di mana kita ini tinggal,” tutur Romo Agus.
BERITA TERKAIT: