Lucu PDIP-Demokrat Berseteru Gara-gara Novanto

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/adityo-nugroho-1'>ADITYO NUGROHO</a>
LAPORAN: ADITYO NUGROHO
  • Selasa, 27 Maret 2018, 22:58 WIB
Lucu PDIP-Demokrat Berseteru Gara-gara Novanto
Setya Novanto/Net
rmol news logo PDI Perjuangan tidak perlu meradang. Begitu juga dengan Partai Demokrat, tidak perlu dipanas-panasi dengan menyeretnya ikut bersalah. Jadi lucu kalau belakangan banteng gemuk dan bintang mercy malah berseteru gara-gara Setya Novanto.

Ketua Setara Institute Hendardi mengatakan ucapan Setya Novanto soal adanya aliran dana hasil korupsi proyek KTP elektronik ke Puan Maharani dan Pramono Anung menyesatkan. Karenanya dia meminta ucapan terdakwa kasus tersebut tidak membuat kegaduhan.

"Semestinya ucapan Setnov tidak perlu ditanggapi berlebihan, apalagi menimbulkan ketegangan baru antar partai politik," ujar Hendardi dalam pesan singkatnya, Selasa (27/3).

Dikatakan Hendardi pernyataan Novanto soal adanya aliran dana hasil rasua proyek KTP el ke Puan dan Pramono masing-masing 5 ribu dolar AS, misleading. Uang tidak diserahkan oleh Novanto, tetapi Novanto mengaku informasi ini diterimanya dari pengakuan Made Oka Masagung. Belakangan Made Oka melalui pengacaranya membantah menyetor uang KTP el ke Puan dan Pramono.

Dikatakan Hendardi, secara normatif apapun yang muncul dalam persidangan di Tipikor akan menjadi referensi KPK dalam mengembangkan kasus. Tapi dia mengingatkan untuk tidak dipolitisasi.

Baca: Demokrat: Sebaiknya Sekjen PDIP Tenang Hadapi Kesaksian Setya Novanto

"Di tahun politik, wujud hoax bukan hanya berkonten SARA tetapi juga berbagai materi yang dapat menjatuhkan marwah atau integritas pribadi seseorang dan partai politik," pungkasnya.[dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA