Kendati ada beberapa daerah yang memiliki kans rawan isu SARA, Imparsial mengimbau untuk stakeholder terkait agar berhati-hari.
"Menurut pantauan kami, Pilkada Jawa Barat lebih rawan adanya isu SARA seperti di DKI. Kami sudah menemukan ada pendukung salah satu calon yang melakukan ujaran kebencian," ujar Ardimanto dari Imparsial di gedung LBH Jakarta, Minggu (25/3).
Jika hal ini terus dibiarkan bukan tidak mungkin pada hari H kampanye, kata dia, isu SARA dan ujaran kebencian lebih menggila. Sebab itulah ia mengimbau TNI dan Polri lebih ekstra melakukan pengawasan dan pengamanan.
"Kalau ini terus ada pembiaran maka pelemahan terhadap demokrasi kita akan terjadi," pungkasnya.
[wid]
BERITA TERKAIT: