Namun sejauh ini, baru popularitas dan elektabilitas AHY yang terlihat mengangkat Partai Demokrat secara signifikan.
Begitu disampaikan Wakil Sekretaris Departemen Dalam Negeri Partai Demokrat, Abdullah Rasyid, di Jakarta, Senin (19/3).
Menurut Rasyid, situasi inilah yang kelihatannya dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk memecah belah Partai Demokrat lewat berbagai pernyataan liar di media sosial.
"Sejauh ini dari pantauan kami, buzzer yang sedang beroperasi di media sosial ini bukan kader Partai Demokrat. Kalau kader partai, pasti manuver mereka tidak akan mengganggu partai seperti yang sekarang," ujar Rasyid.
"Kami sedang menyelidiki cebong-cebong ini," katanya lagi.
Rasyid berharap, seluruh kader dan simpatisan Partai Demokrat tidak terpengaruh oleh upaya memecah dan membelah soliditas partai yang tengah dilakukan kelompok buzzer tidak berakhlak mulia itu.
"Kita harus tetap fokus dan siap membesarkan partai," demikian Rasyid.
[dem]
BERITA TERKAIT: