"Itu menjadi hak setiap warga negara untuk memilih dan dipilih," kata Hinca saat ditemui
Kantor Berita Politik RMOL di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (14/3).
Hinca menyatakan semuanya berpulang kepada rakyat. Tetapi langkah Rizal deklarasi maju di Pilpres mendatang, dilihatnya, selaras dengan demokrasi yang menghendaki kompetisi.
"Buat Pak Rizal Ramli sebagai capres atau cawapres?
Monggo (silahkan). Ini negara milik kita rame-rame," pungkasnya.
Rizal Ramli termasuk tokoh yang kerap disebut pantas ikut dalam ajang Pilpres 2019. Awal pekan lalu, mantan Menko Perekonomian dan Menko Maritim itu mendeklarasikan diri maju Pilpres.
Deklarasi disampaikan Rizal di kediaman pribadinya di Jalan Bangka IX, Jakarta Selatan. Salah satu faktor yang mendorongnya berani mendeklarasikan diri sebagai capres 2019 adalah sikap prihatinnya terhadap kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang hanya stagnan pada angka 5 persen. Sementara Rizal berpandangan ekonomi Indonesia bisa digenjot hingga 10 persen.
[dem]