"Tentu kami menyambut itu dengan baik. Sebab, masyarakat memerlukan alternatif-alternatif yang lebih baik seperti ini," kata wakil ketua MPR ini di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta (Jumat, 9/3).
Dia tidak keberatan tiga poros yang kemungkinan akan muncul di Pilpres nanti seperti pengulangan Pilkada DKI Jakarta 2017.
"Ya tidak apa-apa. Kalau terjadi demikian justru baik bagi demokrasi kita," ujur Hidayat.
Pertarungan Pilpres 2019 diwacakan akan ada tiga poros. Kubu petahana Joko Widodo, kubu Prabowo Subianto, dan di luar dua kubu itu.
Pilkada Jakarta 2017 diikuti tiga pasangan. Ahok-Djarot (PDIP, Hanura, Golkar dan Nasdem), Agus-Silvy (Demokrat, PPP, PKB dan PAN), dan Anies-Sandi (Gerindra-PKS).
[rus]
BERITA TERKAIT: