Dokter Reagansan Bantah Tuduhan Pet Killer Di Medsos

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Senin, 26 Februari 2018, 17:35 WIB
Dokter Reagansan Bantah Tuduhan Pet Killer Di Medsos
rmol news logo Vitapet Animal Clinic membantah kematian anjing bernama Chester milik Ketrin Agustine yang viral media sosial disebabkan oleh kelalaian klinik tersebut.

Tim Dokter Vitapet drh Reagansan Purba menegaskan, anjing Chester meninggalkan klinik Vitapet dengan kondisi kesehatan yang baik. Dikatakan Reagansan, anjing Chester juga aktif selama diperiksa di klinik Vitapet Jumat (16/2) lalu.

"Kami tegaskan kembali anjing Chester tidak meninggal di Vitapet  Animal Clinic, dan pada saat anjing Chester bersama pemiliknya meninggalkan Vitapet Animal Clinic, kondisi anjing Chester masih bisa berjalan sendiri dan aktif," kata Rea kepada wartawan di klinik Vitapet, Pluit, Jakarta Utara, Senin (26/2).

Menurut Reagansan,  Ketrin bersama tunangannya anjing Chester berbulu putih tersebut ke Vitapet dengan keluhan suara serak pada Jumat (16/2) sekitar pukul 17.59 WIB.

Rea, sapaan dokter itu menyebutkan,Ketrin khawatir anjing Chester menelan benda asing mengingat kondisi rumah Ketrin sedang ramai lantaran sedang ada perayaan Imlek.

"Dokter kemudian melakukan foto x-ray dan hasil foto rontgen pun normal, tidak ada sumbatan pada saluran napas, indikasi pengecilan trakea, atau gangguan pernapasan lainnya," jelas Rea.

Selain itu, tim dokter juga melakukan pemeriksaan fisik terhadap anjing Chester dan hasilnya menunjukkan kondisi kesehatan Chester terbilang normal dengan suhu tubuh sekitar 39,7 derajat.

Hasil pemeriksaan tim dokter, tambah Rea, juga tidak menemukan gejala heat stroke pada tubuh Chester. Oleh karena itu, tim dokter tidak memberikan infus, injeksi obat-obatan, atau memgopname anjing Chester. Tim dokter, lanjut Rea, hanya menyarankan agar Chester diberi air bercampur madu dan ditempatkan dalam ruang ber-AC.

"Anjing Chester terlihat aktif, tidak lemas. Saat diberikan air madu kepada anjing Chester, anjing Chester meminum sendiri tanpa perlu disuap," kata Rea.

Berdasarkan permintaan pemilik, anjing Chester pun dibawa pulang dengan kondisi sehat dan terlihat aktif pada Jumat (16/2/2018) sekitar pukul 18.30 WIB.

"Kami tidak mungkin menyarankan atau membiarkan anjing Chester untuk dibawa pulang apabila hasil pemeriksaan klinis menunjukkan gejala sakit ataupun mengkhawatirkan," kata Rea menjelaskan.

Sepulang dari Vitapet Animal Clinic, pemilik anjing Chester berkonsultasi dengan dokter hewan lainnya yang menyarankan agar anjing Chester diberi tiga tablet obat parasetamol. Hal itu diketahui melalui akun instagram.

Akibatnya, kondisi anjing Chester justru memburuk. Anjing Chester memuntahkan busa dan air liur serta terus melolong . Ketika dibawa ke klinik lain, nyawa anjing Chester pun tak tertolong.

"Kami merasa sangat terganggu atas berbagai postingan pada akun @claudianovira pada tanggal 20 Februari 2018, yang menjurus pada cyber bullying yang ditujukan pada klinik dan juga tim dokter kami," kata dia.

Sementara itu, kuasa hukum Vitapet Animal Clinic, Rosita Radjah mengatakan, pihaknya meminta agar Ketrin meminta maaf.

"Kita tunggu niat baiknya. Apabila sampai waktu 2x24 jam tidak ada respons kita mungkinkan untuk menempuh jalur hukum," tegasnya.

Sebelumnya, kematian anjing Chester menghebohkan jagat media sosial Instagram sejak Selasa (20/2) lalu. Saat itu, akun Instagram @claudianovira mengepos sejumlah Instagram Stories yang menunjukkan kekecewaan sejumlah netizen dengan pelayanan di Vitapet Animal Clinic.[dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA