Semoga Penolakan Panglima TNI Cuma Blunder Internal AS

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Senin, 23 Oktober 2017, 09:31 WIB
Semoga Penolakan Panglima TNI Cuma Blunder Internal AS
Meutya Hafid/Net
rmol news logo Wakil Ketua Komisi I Meutya Hafid mendesak agar Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat memberi penjelasan mengenai insiden penolakan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

Meutya merasa bahwa permintaan maaf yang dikeluarkan Kedubes AS belum menjawab alasan pencekalan tersebut. Sebab isinya baru berupa permintaan maaf, belum menjelaskan kenapa insiden tersebut dapat terjadi.

"Saya rasa ini yang menjadi pertanyaan besar masyarakat Indonesia yang perlu dijawab oleh AS. Red Notice sesuatu yang serius, ia tidak ujug-ujug keluar tanpa alasan," tegas Meutya dalam keterangan tertulisnya kepada redaksi, Senin (23/10).

Lebih lanjut, politisi Golkar ini berharap insiden ini terjadi hanya karena ada kesalahan teknis dari pihak AS. Pun begitu, ia tetap meminta pihak AS menjelaskan detail masalah ini

"Mudah-mudahan ini hanya blunder di internal mereka. Namun itu tetap perlu dijelaskan," tegasnya. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA