"Pengurusan Visa dan administrasi lainnya sudah diurus siap berangkat dan tidak ada masalah," jelasnya dalam konferensi pers di Mabes TNI, Jakarta, Minggu (22/10).
Selain itu, Wuryanto menjelaskan bahwa Panglima TNI berencana datang ke AS atas kunjungan resmi dan atas undangan Panglima Angkata Bersenjata AS. Pemberangkatan tersebut juga sudah seizin dari Presiden Joko Widodo.
"Jenderal Gatot diundang ke sana atas nama Panglima TNI. Itu adalah utusan pemerintah Indonesia. pemberangkatan ke sana tentu atas perintah presiden, kalau tidak nanti ditangkap bagaimana?" sambung Wuryanto.
Adapun pertemuan yang hendak dihadiri Gatot adalah pertemuan angkatan bersenjata se-Asia Pasifik yang rencananya dihadiri delegasi dari 70 negara.
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo ditolak masuk ke Amerika Serikat. Penolakan dari U.S. Customs and Border Protection itu disampaikan oleh maskapai Emirates yang hendak ditumpangi Gatot dan Istri di Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu (21/10).
[ian]
BERITA TERKAIT: