Ahmad Syaikhu Diprediksi Kembali Ke Kota Bekasi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Rabu, 13 September 2017, 13:26 WIB
Ahmad Syaikhu Diprediksi Kembali Ke Kota Bekasi
Hendri Satrio/Dok
rmol news logo Ahmad Syaikhu yang saat ini masih menjabat sebagai wakil walikota Bekasi kemungkinan tidak jadi bertarung di Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018 mendampingi Deddy Mizwar.

Founder dari lembaga survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI), Hendri Satrio memprediksi pergerakan Ahmad Syaikhu yang kembali bertarung untuk Pemilu Walikota Bekasi.

"Ahmad Syaikhu diprediksi kembali ke Kota Bekasi. Dua poin yang dilihat dari kembalinya Syaikhu, pertama yaitu untuk meminta dukungan warga Bekasi. Yang kedua ini bisa jadi strategi dari Syaikhu sendiri di tengah suasana menjelang Pemilu 2018 yang masih sangat dinamis,” kata Hendri di Jakarta (Rabu,13/9).

Pernyataan pencabutan pasangan Demiz dan Syaikhu yang dideklarasikan langsung oleh Ketua DPD Gerindra Jawa Barat, Mulyadi pada 17 Agustus 2017 lalu, juga menggambarkan koalisi Jabar yang mencair kembali atau dengan kata lain belum final. Hal tersebut menjadi faktor kembalinya Syaikhu ke Kota Bekasi.

Terkait hal itu, Hendri mengatakan, dalam Pilgub Jawa Barat semua kandidat bertarung dari awal lagi begitu juga di Kota Bekasi.

"Kalaupun pada akhirnya Syaikhu kembali ke Bekasi mulainya dari awal lagi dan dipastikan naik jadi Calon Walikota, jadi harus pandai-pandai mencari pasangan. Apalagi Kota Bekasi sudah punya jagoan, yaitu Rachmat Effendy," imbuh Hendri.

Hendri yang juga pengamat komunikasi Universitas Paramadina, menyepakati bahwa Ahmad Syaikhu perlu pasangan yang dapat mendongkrak suaranya. Menurutnya, di antara kandidat yang ada, Anggawira menjadi tokoh yang berpeluang besar untuk duet Syaikhu.

"Calon pasangan yang pas memang bisa jadi Anggawira dilihat dari backgroundnya yang seorang pengusaha dan juga fungsionaris partai Gerindra," simpul Hendri.[wid]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA