Untuk masalah kampanye, kata Jokowi sapaan akrab Kepala Negara, itu adalah urusan para relawan.
Ketua Umum FSP BUMN Bersatu, Arief Poyuono mengatakan, permintaan alias seruan kampanye oleh Jokowi kepada relawannya itu dikhawatirkan akan merecoki BUMN.
"Perintah Pak Jokowi kepada relawan agar melakukan kampanye lebih
gasik (awal) dikhawatirkan bisa mengganggu citra dan kinerja BUMN," ujar politisi Partai Gerindra ini, Jumat (8/9).
Alasannya menurut Arief, para relawan Jokowi yang banyak duduk di jajaran komisaris dan direksi BUMN, bisa terpecah fokusnya.
"Antara fokus mendukung kinerja perusahaan atau fokus berpolitik untuk mensukseskan kembali Jokowi pada Pilpres 2109," ungkapnya.
Apalagi belum lama berselang, ada peristiwa pemberhentian relawan Jokowi atas nama Boni Hargens dari Anggota Dewan Pengawas Kantor Berita Antara.
"Ini seolah mengirimkan pesan peringatan pada komisaris dan direksi lain bahwa posisi mereka belum tentu aman kalau tidak manut," tukas Arief.
[rus]
BERITA TERKAIT: