Indonesia Punya Ekosistem Karbon Biru Terbesar Dunia

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Kamis, 07 September 2017, 20:52 WIB
Indonesia Punya Ekosistem Karbon Biru Terbesar Dunia
rmol news logo Dalam Konferensi Perubahan Iklim PBB (CoP) ke-22 tahun 2016, di Marrakesh, Maroko, karbon biru (blue carbon) telah digaungkan sebagai salah satu kontribusi mencapai target pengurangan emisi karbon di dunia.

Secara global, sebanyak 151 negara memiliki karbon biru. Tetapi, hanya 50 yang mengagendakannya untuk pengurangan emisi (NDC).

"Indonesia sebagai negara yang memiliki ekosistem karbon biru terbesar di dunia sudah sepantasnya mengambil peran penting dalam percaturan karbon biru global," kata CEO WWF-Indonesia, Rizal Malik, dalam World Blue Carbon Conference 2017 di JCC, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (7/9).

Dari penelitian Blue Carbon yang dilakukan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), ekosistem padang lamun memiliki potensi menyerap dan menyimpan karbon sekitar 4,88 ton per hektare per tahun. Data tersebut mengacu pada Balitbang KKP bersama stakeholders terkait sejak lima tahun terakhir.

Total ekosistem padang lamun di Indonesia dapat menyimpan 16,11 juta ton karbon per tahun. Sementara itu, untuk ekosistem mangrove, rata-rata penyerapan dan penyimpanan karbon sebesar 38,80 ton per hektare per tahun.

"Jika dihitung secara total, maka potensi penyerapan karbon ekosistem mangrove adalah 122,22 juta ton per tahun. Namun, Indonesia telah kehilangan lebih dari seperempat luas hutan bakau dalam tiga dekade terakhir dari 4,20 juta hektar pada tahun 1982 menjadi 3,48 juta hektar pada tahun 2017," pungkasnya. [ald]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA