"Saya mengapresiasi baik usulan pemerintah maupun respons dari dewan. Meskipun memang masih jauh dari cukup, dari 108 rupiah per suara ke Rp 1000," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (29/8).
Kata dia, angka Rp 1000 sebetulnya bukanlah hal yang baru. Dimana pada masa lalu pemerintah memang pernah mengucurkan dana Parpol sebesar Rp 1 ribu persuara. Untuk itu, dia mengaku sebenarnya kalaupun dana Parpol dinaikan, maka harusnya nominalnya lebih besar lagi.
"Saya harap sebetulnya yang berkecukupan di atas itu. Mungkin di atas Rp 5 ribu. Rp 5 ribu sampai Rp 10 ribu," lanjutnya.
Jika dana Parpol bisa dinaikan hingga Rp 10 ribu, Agung menekankan bahwa nanti tentunya akan ada konsekuensi logis yang harus dipenuhi oleh Parpol. Diantara konsekuensi yang dimaksud Agung bukan hanya akuntabilitas, tapi juga transparansi penggunaan dana dan laporan kekayaan dari pengurus pun harus dipertanggungjawabkan.
"Karena sudah menggunakan uang negara yang begitu besar," pungkas mantan Ketua DPR ini.
[san]
BERITA TERKAIT: