"Melihat urgenitasnya, kapasitas gedung ini memang perlu
at least direnovasi kalau tidak bisa dibangun kembali. Artinya sulit untuk kita menyatakan gedung ini layak. Saya katakan tidak layak," tegasnya saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta Rabu (16/8).
Diakuinya bahwa pembangunan gedung baru, atau paling tidak renovasi gedung memang harus dilakukan. Namun demikian, menurutnya harus dipertimbangkan juga bagaimana perspektif, pandangan, atau kritik dari masyarakat luas yang menganggap bahwa usulan tersebut tidak baik.
"Jadi faktor psikologis publik perlu dipikirkan juga. Jadi kalau demikian halnya dicari lah momentum yang lebih tepat. Kan tidak perlu dipaksakan saat ini," imbaunya.
Pendapat yang sama juga disampaikannya atas wacana pembangunan apartemen bagi hunian anggota dewan.
"Ya sama aja. Jadi kalau memang itu situasinya, kita perlu doa rakyat sebetulnya," jelasnya.
Lebih lanjut Surya Paloh pun berjanji akan memerintahkan Fraksi Partai NasDem di DPR untuk menunda pembangunan gedung itu hingga tahun depan.
"Kalau NasDem memunda dulu. Salah untuk menolak. Memang kebutuhannya urgent. Tapi lebih urgent menjelaskan kepada masyarakat bahwa ini sesuatu yang sungguh sungguh perlu untuk diadakan. Jangan gap pikiran masyarakat dengan dewan ini semakin melebar," pungkasnya.
[zul]
BERITA TERKAIT: