Pengamat Politik Universitas Paramadina, Hendry Satrio, menjelaskan bahwa siapa pun yang berpasangan dengan dia memiliki peluang besar untuk memenangkan Pilkada Sumut
"Arya adalah pribadi yang cukup populer di tengah-tengah masyarakat Karo terlebih dirinya aktif memperjuangkan kepentingan masyarakat Karo, selain juga sangat kuat di media,†ujar Hendri saat dikontak, Selasa (15/8).
Tak hanya Arya, Pangkostrad Edy Rahmayadi yang juga merupakan Ketua Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) juga begitu. Peluang 'Joker' ada lantaran sepakbola juga cukup kuat dan identik dengan Persatuan Sepak Bola Medan dan Sekitarnya (PSMS)nya.
"Dua orang itu memiliki kans besar untuk bisa memenangkan Pilkada Sumut 2018, artinya siapa saja yang berpasangan dengan dua orang tersebut pasti berpeluang menang, apalagi keduanya berpasangan, tapi sebaiknya tidak agar Pilkada bisa berjalan lebih ramai dan seru,†jelas Polster KedaiKopi ini.
Terlepas dari itu, Hendri merasa Sumut membutuhkan sosok yang mampu memperhatikan dua hal, yaitu seorang pemimpin yang mendukung program keberagaman atau kebhinnekaan seperti yang dicanangkan oleh presiden.
"Cagub dan cawagub harus mampu merangkul semua. Artinya dia adalah sosok yang memiliki karakteristik tersendiri dan memiliki jaringan luas karena Sumut itu luas sekali sehingga bisa menjangkau semua,†tutur Hendri.
"Nah, potensi ‘Joker’ itu lah yang akan menjadi pembeda dan sudah pasti akan diperebutkan karena memang tokoh-tokoh di Sumut tidak banyak yang bisa berperan jadi ‘Joker’ yang berpeluang besar untuk menang meskipun perlu survei lebih lanjut agar mendapatkan hasil yang lebih konkret untuk angka prosentase,†demikian Hendri.
[sam]
BERITA TERKAIT: