Namun begitu, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengaku tidak terlalu ambil pusing dengan wacana tersebut. Menurutnya, kebijakan merombak kabinet tersebut sepenuhnya berada di tangan Presiden Joko Widodo.
"(Reshuffle) tanya presiden saja langsung, jangan tanya saya," jawabnya santai ketika ditemui di Pendopo Kota Serang, Banten, Minggu (13/8).
Perombakan Kabinet Kerja mencuat lantaran kinerja menteri ekonomi Jokowi-JK dinilai tidak mampu menghadirkan inovasi dalam mencari pembiayaan infratruktur. Kebijakan pembiayaan infrastruktur sejauh ini hanya bersandarkan dengan cara konvensional, yaitu melalui pinjaman utang luar negeri.
Sementara itu, hubungan kurang baik antaran Rini Soemarno dengan DPR juga membuat wacana perombakan menyasarnya. Setidaknya, permintaan Rini ikut dirombak itu muncul dari Komisi VI DPR yang sejak 2015 hingga saat ini masih memboikot Rini.
[ian]
BERITA TERKAIT: