"Setelah dilakukan seleksi administrasi, sebanyak 1.609 orang peserta, terdiri dari 1.349 orang laki-laki dan 260 orang perempuan ditetapkan lulus seleksi administrasi dan akan menjalani tes tertulis besok. Ujian tulis akan dilakuakn dengan sistem CAT," ujar Ketua Bawaslu Abhan saat konferensi pers di Gedung Bawaslu di Jalan MH Thamrin 14, Jakarta, Selasa (8/8).
Ia menambahkan penggunaan CAT dalam ujian tes tulis bertujuan untuk mendapatkan hasil ujian yang transparan, obyektif dan akuntabel. Selain itu, katanya, peserta seleksi dapat langsung mengetahui hasil karena proses pemeriksaan dan penilaian berlangsung dengan cepat.
"Sistem CAT juga untuk menciptakan standar hasil ujian. Dengan sistem komputer ini juga, proses seleksi bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme," imbuhnya.
Bawaslu juga bekerja sama dengan instansi pemerintah yang memiliki perangkat dan infrastruktur pelaksanaan CAT. Bawaslu menyelenggarakan seleksi di 25 Bawaslu Provinsi yang akan berakhir masa jabatannya pada 20 September 2017. Jika para peserta bisa melewati tes tertulis maka selanjutnya akan menjalani tes kesehatan dan tes kejiwaan atau psikologi.
Selanjutnya, tim seleksi Bawaslu Provinsi di masing-masing daerah harus menghasilkan minimal 12 orang dan paling banyak 24 orang untuk menjalani tes wawancara dan tes kesehatan dan kejiwaan lanjutan.
"Dari 12 hingga 24 orang peserta itu, Tim Seleksi akan menyaring kembali menjadi enam orang yang akan menjalani uji kepatutan dan kelayakan oleh Ketua dan Anggota Bawaslu RI," tambah Abhan.
Selain proses seleksi Bawaslu Provinsi, saat ini juga sedang berlangsung proses seleksi Panwas Kabupaten/Kota. Ia menjelaskan, seleksi Panwas Kabupaten/Kota sebagian sudah memasuki tahapan uji kelayakan dan kepatutan oleh Bawaslu Provinsi. Panwas di sebagian kabupaten/kota lainnya sudah ditetapkan.
Pelantikan Anggota Panwaslu Kabupaten/Kota terpilih rencananya akan dilakukan secara serentak pada 23 atau 24 Agustus 2017.
[san]
BERITA TERKAIT: