"Disarankan progress-nya (dana desa) diumumkan di rumah-rumah ibadah kayak masjid, gereja setiap Jumat atau Minggu," kata JK kepada wartawan di kantornya, Jakarta Pusat, Selasa (8/8).
Menurut JK, usulan tersebut didasarkan atas pengalaman yang dilakukan oleh masjid untuk mengelola keuangannya dan terus dilaporkan agar transparan.
Langkah yang dilakukan masjid itu bisa diterapkan pada penggunaan dana desa agar bisa dipantau bersama-sama. Menurut JK, saat ini ada 75 ribu desa di Indonesia. Jumlah sebabnyak itu menurut JK agak sulit jika diperiksa satu per satu di lapangan.
"Rakyatnya, camatnya ya kita minta pertanggungjawaban, ke masyarakat juga penting, itulah perlunya keterbukaan di desa sendiri," demikian JK.
[san]
BERITA TERKAIT: