Koordinator Sukarno-Way Kirasave Agung mengatakan, pertemuan dua tokoh tersebut seharusnya tidak hanya dipandang dari sisi politik. Menurutnya, apa yang dilakukan SBY dan Prabowo merupakan praktik kepemimpinan yang positif.
"Jangan dipandang dari sisi politis semata. Pertemuan itu merupakan praktik kepemimpinan yang perlu diteladani, saling berkompetisi namun tetap menunjukkan saling menghargai. Bahwa sebagai pemimpin dituntut untuk mengabdi dan memotivasi masyarakat," jelas Kirasave dalam keterangannya, Selasa (1/8).
Dia mengatakan, di tengah situasi Indonesia yang sedang dilanda krisis kepemimpinan maka sudah sepatutnya setiap pemimpin memikirkan kembali arti kepemimpinan di tengah perbedaan. Secara tidak langsung, pertemuan tersebut memotivasi masyarakat bahwa perbedaan bukan halangan. Padahal, Prabowo dan SBY yang di masa lalu terlibat banyak perbedaan, kini tetap bisa bertemu.
"Jadi saya tidak bicara apa latar partainya dan siapa orangnya. Tapi bicara soal refleksi kepemimpinan," imbuh Kirasave yang juga peneliti senior Universitas Persada Indonesia (YAI).
[wah]
BERITA TERKAIT: