Sejumlah petinggi perbankan tampak hadir sejak pukul 14.00 WIB, di antaranya Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan, Direktur Utama BRI Hery Gunardi, Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu, Direktur Utama Bank Mandiri Riduan, Direktur Mikro BRI Akhmad Purwakajaya, Direktur Risk Management BNI David Pirzada, serta Wakil Direktur Utama BNI Alexandra Askandar.
Turut hadir pula Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, dan Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara.
Saat tiba di Istana, Direktur Utama Bank Mandiri Riduan mengonfirmasi bahwa seluruh komisaris dan direktur utama Himbara dipanggil dalam pertemuan tersebut.
Terkait agenda yang akan dibahas, Riduan mengungkapkan bahwa itu berkaitan dengan sektor perbankan.
“Tentang perbankan. Iya insyaAllah sesuai undangan ya," ujarnya kepada awak media.
Meski demikian, para pejabat yang hadir masih menutup rapat materi pembahasan yang akan disampaikan Presiden.
Menko Airlangga hanya memberi sinyal bahwa pertemuan tersebut memang berkaitan dengan Himbara.
“Pembahasan nanti sesudah (rapat). Iya dengan himbara. Nanti kita lihat, terima kasih," kata Airlangga.
Sementara itu, Menteri Rosan menjelaskan bahwa pertemuan itu dimaksudkan untuk memberikan ruang bagi jajaran Himbara memperoleh arahan langsung dari Presiden mengenai prospek dan arah perekonomian Indonesia dalam beberapa tahun mendatang.
"Dan tentunya ini akan menjadi sesi yang produktif, ya untuk mendapatkan masukan sehingga Himbara sebagai salah satu mungkin penggerak perekonomian ke depan ini makin baik, makin prudent, dan juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian Indonesia. Oke, makasih ya,” ujar Rosan.
BERITA TERKAIT: