Jokowi: Alusista Dibeli Dari Uang Rakyat, Jangan Ada Mark Up

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Kamis, 27 Juli 2017, 07:14 WIB
Jokowi: Alusista Dibeli Dari Uang Rakyat, Jangan Ada Mark Up
Jokowi/Net
rmol news logo Indonesia merupakan negara besar yang memiliki puluhan ribuan pulau dan posisi geopolitik yang strategis. Atas alasan itu, pemerintah berniat untuk bisa membangun postur pertahanan TNI yang kokoh dengan alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang lengkap dan modern.

Namun begitu, Presiden Joko Widodo menggarisbawahi bahwa proses pengadaan alutsista harus dilakukan secara transparan dan akuntabel. Utamanya, terhindar dari praktik mark upn anggaran.

"Tidak ada toleransi terhadap praktek-praktek korupsi, praktek mark up, dan saya peringatkan juga bahwa alutsista ini dibeli dari uang rakyat untuk bisa digunakan untuk TNI dalam melindungi rakyat, melindungi bangsa, dan negara," tegasnya dalam Rapat Terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (26/7).

Selain itu, Jokowi juga menekankan pentingnya transfer teknologi dalam setiap pembelian alutsista dan memperhitungkan umur ketahanan alutsista tersebut.

"Tidak boleh lagi Indonesia membeli, misalnya pesawat tempur, tanpa memperhitungkan biaya daur hidup alutsista tersebut 20 tahun ke depan," tegasnya seperti dikutip laman Setkab. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA