"Dibubarkan kok masih dibela? Dibela katanya, tidak berperikemanusiaan, melanggar undang-undang dan sebagainya. Ya nggak apa-apa, tapi saya hanya heran, nggak kongkret," kata Wiranto saat Rapat Koordinasi di Kantor Kementerian Pertahanan (Kemenhan), Jakarta Pusat, Rabu (26/7).
Wiranto kembali menegaskan bahwa aktivitas HTI, salah satunya berdasarkan pidato-pidato yang disampaikan jelas bertentangan dengan demokrasi, nasionalisme, dan NKRI.
"Kemarin saya bubarkan HTI jelas-jelas karena pidatonya tidak cocok dengan demokrasi, tidak cocok dengan nasionalisme dan NKRI," tegas Wiranto.
Atas dasar itum Wiranto menegaskan kesadaran bela negara sangat mendesak untuk segera dilakukan.
[san]
BERITA TERKAIT: