Untuk itu, Jaringan Intelektual Muda Islam (JIMI) mendesak Pemerintah Indonesia untuk segera mengirimkan pasukan perdamaian ke Palestina.
"JIMI mendesak Presiden Joko Widodo mengambil langkah kongkrit bukan ucapan bernada pencitraan belaka," ujar Sekjend JIMI, Andi Kurniawan, Rabu (26/7).
Berdasarkan pada Pembukaan UUD 1945, salah satu tujuan bangsa Indonesia adalah ikut melaksanakan ketertiban dunia.
"Indonesia harus berani mendesak Dewan Keamanan PBB untuk mengirimkan pasukan perdamaian agar penderitaan rakyat Palestina bukan dijadikan tontonan. Bila perlu, Indonesia harus berani mengambil langkah memutuskan hubungan diplomatik dengan Israel," ucap Andi.
Pemerintah Indonesia juga diminta segera mengajak negara-negara Islam termasuk Organisasi Kerjasama Islam (OKI) untuk menyelesaikan konflik Palestina-Israel.
"Jangan menunggu namun lebih proaktif guna mengatasi arogansi Israel," ungkap Andi.
Resolusi Dewan Keamanan PBB harus segera dikeluarkan dan Indonesia patut menjadi negara penggagas utama.
[rus]
BERITA TERKAIT: