Sekretaris Jenderal PB PII Aris Darussalam menilai bahwa langkah pemerintah tersebut sudah tepat, karena ditujukan untuk mempertahankan Indonesia. Perppu ini mengakui dan melindungi keberagaman serta menjaga dari segala bentuk ancaman radikalisme.
"Jadi mengenai pro dan kontra yang hadir saat ini, harapannya menjadi otokritik terhadap kekurangan perppu tersebut," ungkapnya kepada redaksi, Kamis (20/7).
Dirinya menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan serta bersikap bijak dalam memberikan saran dan kritik jika menilai penerbitan perppu ini masih ada kekurangan.
"Saya pastikan PII sepakat saja dengan segala kritik yang disampaikan terkait penerbitan perppu ini. Namun dengan catatan harus cerdas, jangan menjadikan perppu ini menjadi bola panas yang akan menghancurkan persatuan Indonesia kita ini. Jangan sampai menjadikan perppu ini menjadi isu adu domba persatuan," seru Aris.
Terakhir, Aris menegaskan bahwa PB PII senantiasa mendukung eksistensi negara. Terlebih penerbitan perppu ini sudah sesuai dengan komitmen keindonesiaan yang ada di tubuh PII.
"Untuk sikap Pengurus Besar Pelajar Islam Indonedia (PB PII) 2017-2020 jelas medukung pemerintah dalam menjaga keutuhan negara lewat perppu ini. Kita semua harus mengawal implementasi perppu ini jangan sampai ditafsirkan liar," tutupnya.
[ian]
BERITA TERKAIT: