Salah satunya adalah posisi Susi Pudjiastuti di Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Beberapa hari belakangan ini Susi direpotkan oleh gelombang protes kelompok nelayan yang merasa dirugikan oleh kebijakannya melarang alat tangkap ikan cantrang.
Awalnya, Presiden Joko Widodo tidak terpengaruh dengan berbagai protes yang dialamatkan kepada Susi dan bisa menerima alasan bahwa pelarangan cantrang untuk melindungi biota laut dan mempertahankan regenerasi ikan.
Namun belakangan dikabarkan, Jokowi mulai terganggu setelah mendapat bisikan bahwa kemarahan kelompok nelayan juga berimbas pada anjloknya dukungan.
Bisikan seperti inilah yang kabarnya membuat posisi Susi di Kabinet Kerja menjadi sangat kritis, dan bukan tidak mungkin akan tersingkir.
Adapun Susi tidak mau mundur. Dia tetap dengan rencana melarang cantrang dan larangan itu akan diberlakukan mulai Desember 2017.
Susi tidak melarang tanpa memberikan solusi. Dia telah menawarkan penggantian alat tangkap ikan yang lebih ramah sehingga tidak membahayakan biota laut dan menjamin regenerasi ikan.
Alat tangkap ikan untuk kapal-kapal di bawah 10 GT akan diberikan gratis, sementara untuk kapal-kapal di atas 10 GT akan difasilitasi untuk mendapat bantuan dari pihak perbankan.
[dem]
BERITA TERKAIT: