Mahasiswa Dukung Perppu Pembubaran HTI

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Selasa, 11 Juli 2017, 20:56 WIB
Mahasiswa Dukung Perppu Pembubaran HTI
Ilustrasi/Net
rmol news logo Gerakan Mahasiswa (Gema) Indonesia menolak segala bentuk upaya yang mengancam keutuhan bangsa seperti gerakan dari ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang ingin mengubah Pancasila menjadi Khilafah.

Begitu dikatakan Koordinator aksi Gema Indonesia Yusuf Aryadi dalam orasi di depan Kantor Kemenko Polhukam Jakarta, Selasa (11/7).

"Kami dengan tegas menolak paham Khilafah dan HTI, mendukung Perppu pembubaran HTI," kata dia.

Yusuf datang bersama ratusan mahasiswa dari sejumlah kampus. Mulai dari Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka, Univ Islam Jakarta, Univ Ibnu Khaldun, Univ Islam Assyafiiyah, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Swadaya, hingga Univ Muhammadiyah Jakarta.

"Kami sangat mendukung pemerintah, bahwa pelarangan HTI bukan berarti memusuhi Islam, tetapi memberantas segala kemungkinan yang dapat merobohkan keutuhan NKRI. Namun tetap sesuai dengan UU 17/2013 pasal 70 tentang Organisasi Kemasyarakatan bahwa pembubaran harus melalui pengadilan," jelasnya.

Yusuf menegaskan, pemerintah harus tegas kepada organisasi lainnya yang berpotensi merobek-robek NKRI. Ormas manapun yang melanggar komitmen kebangsaan berpancasila harus diperangi bersama demi keutuhan anak bangsa Indonesia. Sebab, para ulama yang pendiri bangsa ini juga para pejuang telah sepakat untuk menjadikan NKRI sebagai tanah air bersama.

"Kami mendukung pemerintah untuk mengeluarkan Peraturan Pengganti Undang-undang untuk pembubaran ormas yang melanggar konstitusi yaitu Hizbut Tahrir Indonesia," ujarnya.

"Kalau memang sudah sah secara hukum terlarang ya harus ada tindakan tegas, pengawasan ketat, pelarangan segala atribut dan kegiatan HTI. Jika sudah dilarang maka bekas anggota HTI bisa dirangkul untuk diarahkan ke organisasi muslim yang tidak terlarang."

Selain berorasi, massa juga membawa spanduk dan poster bertuliskan "Hizbut Tahrir Indonesia Virus Berbahaya bagi Pancasila, Bubarkan HTI di bumi Indonesia, Bubarkan HTI jangan tunggu negara hancur". [sam]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA