Keluarga Ahok menyampaikan pembatalan upaya banding kepada Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Jalan Gajahmada, Jakarta Pusat, Senin 22 Mei 2017. Melalui naskah yang dimuat kantor berita politik Rakyat Merdeka Online ini, saya menyampaikan penghargaan dan penghormatan terhadap keputusan Ahok dan keluarga untuk membatalkan rencana banding atas hukuman yang telah dijatuhkan oleh majelis hakim atas dakwaan penistaan agama.
Fakta membuktikan bahwa suasana kehidupan sosio-politik di persada Nusantara alih-alih mereda malah memanas setelah keputusan Ahok dan tim kuasa hukum untuk naik banding ke Pengadilan Tinggi.
Demo menuntut pembebasan Ahok terus menggelora di dalam mau pun luar negeri seolah tak kenal henti meski pada hari Kamis 11 Mei 2017, dari dalam rumah tahanan Ahok menyapa para pendukungnya yang berada di halaman luar Markas Komando Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, melalui Handy Talkie yang didekatkan ke pengeras suara untuk mengimbau para pendukungnya untuk membubarkan diri.
Ahok menyatakan bahwa dirinya aman berada di markas Brimob. Kondisinya juga sehat dan baik-baik saja. Ahok juga mengingatkan bahwa hari tersebut adalah hari raya Waisak maka Ahok ingin agar para pendukungnya membubarkan diri.
Dalam berbagai kesempatan, Presiden Jokowi juga telah mengimbau agar kegiatan unjuk rasa dihentikan demi kembali merajut persatuan dan kesatuan bersama kembali fokus membangun Indonesia.
Dengan batal banding, Ahok membuktikan dirinya sepenuhnya tunduk pada hukum maka legowo dan ikhlas menerima vonis majelis hakim.
Dengan membatalkan banding, Ahok dan keluarga membuktikan bahwa kepentingan negara, bangsa dan rakyat Indonesia terletak di atas segala-galanya termasuk kepentingan pribadi diri sendiri.
Suasana makin terasa sejuk penuh kedamaian akibat keputusan Ahok batal banding diumumkan menjelang bulan suci Ramadhan maka dapat dihayati sebagai suatu persembahan indah bagi bangsa, negara dan rakyat dalam menyambut bulan suci Ramadhan.
Ahok ikut membuktikan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang toleran yang layak menjadi suri teladan bagi seluruh dunia dalam upaya menjalin kerukunan umat beragama selaras semangat Bhinneka Tunggal Ika berdasarkan Pancasila. Insya Allah, keputusan Ahok untuk membatalkan banding akan berdampak positif dan konstruktif terhadap negara, bangsa dan rakyat Indonesia.
Dengan penuh kerendahan hati saya memanjatkan doa permohonan kepada Yang Maha Kasih agar berkenan senantiasa melimpahkan Anugerah Rahmat dan Kurnia Kekuatan Lahir Batin bagi Basuki Tjahaja Purnama untuk senantiasa tegar dalam menempuh kemelut deru campur debu perjalanan hidup. AMIN.
[***]
Penulis adalah warga Indonesia cinta Indonesia
BERITA TERKAIT: