Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah menjelaskan bahwa mata kiri Novel mengalami peningkatan tekanan dari Sabtu (19) ke Minggu (23).
"Namun itu dipandang sebagai bagian dari efek pasca operasi. Termasuk kotoran pada mata yang terus dibersihkan,' ujarnya kepada wartawan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Senin (22/5).
Febri menjelaskan bahwa kondisi mata kanan Novel sudah lebih baik dan bisa melihat huruf dan angka dalam ukuran besar.
"Namun mata kiri masih belum dapat membaca (melihat) huruf sama sekali," imbuh Febri.
Novel disiram dengan air keras oleh dua orang tak kenal pada Selasa (11/4) pagi. Polisi telah memeriksa empat orang yang diduga terlibat dalam penyerangan tersebut. Namun hingga hari ini Polda Metro Jaya belum menentukan tersangka dalam kasus ini karena dinilai belum ada bukti yang cukup kuat.
"Kita harap progress penanganan kasus ini memiliki perkembangan yang cukup baik ke depan. Apalagi hari ini sudah masuk hari ke-41 pasca Novel diserang," pungkas Febri.
[ian]
BERITA TERKAIT: