Bangsa Akan Runtuh Jika Sejarahnya Dihancurkan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Selasa, 02 Mei 2017, 06:57 WIB
Bangsa Akan Runtuh Jika Sejarahnya Dihancurkan
Proklamasi/Net
rmol news logo Sejarah adalah ilmu tentang manusia yang menjadi pijakan sekaligus guru bagi kehidupan.

Begitu kata dosen Fakultas Hukum Universtas Bung Karni (UBK) Azmi Syahputra dalam acara Latihan Kader II (Intermediate Training) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) bertajuk "Konstanta Sejarah dan Fungsinya Bagi Pemuda" di Graha Insan Cita (GIC), Depok, Selasa (2/5).  

Azmi menjelaskan bahwa pemahaman sejarah perjuangan bangsa saat ini mulai luntur dan hilang dari jiwa para pemuda. Jika proses penghancuran sejarah ini dibiarkan, maka akan sama halnya dengan menghancurkan bangsa.

"Soekarno menyatakan bangsa yang besar bangsa yang menghargai jasa-jasa pahlawannya. Sejarah pemuda bangsa Indonesia adalah ditandai dengan ciri sifat dan jiwa yang patriotik, komitmen moral, dan rela berjuang," ujarnya.

"Karenanya, semangat pemuda kekinian harus pula dapat mewarisi dan meneladani karya-karya sejarah. Dan  tanpa pamrih mewujudkan tujuan nasional yang dicita-citakan," sambung Azmi.

Ia juga meminta kepada pemuda untuk mulai menorehkan perilaku dan karya baik yang akan dicatat pada sejarah di masa yang akan datang.

"Sehingga dapat dikenang indah dan menjadi pelajaran bagi generasi bangsa yang akan datang yang lebih baik," pungkasnya. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA