"Keduanya tahu kapan harus berkompetisi dan kapan harus bersatu. Kalau sudah berkompetisi maka saatnya bersatu mensejahterakan masyarakat," kata politikus PDI Perjuangan, Maruarar Sirait dalam diskusi survei peta elektoral Pilkada Jakarta putaran kedua yang dilaksanakan Indikator Politik Indonesia, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat (Sabtu, 15/4).
Selain Maruarar hadir sebagai pembicara Direktur Indikator Politik Burhanuddin Muhtadi dan Ketua Tim Anies-Sandi Mardani Ali Sera.
Menurut Maruarar, Jokowi dan Prabowo adalah dua sosok negarawan. Maka tak heran bila kedua sosok ini sebagaimana survei masih berada di urutan teratas untuk Pilpres 2019. Jokowi berada di angka 41 persen, sementara Prabowo berada di angka 23, persen.
"Setelah Pilkada semua pihak harus siap menang dan harus siap kalah," ungkap Maruarar.
Survei Indikator Politik Indonesia dilaksanakan pada 12-14 April 2014. Sebanyak 495 responden diwawancari secara tatap muka. Sementara metode yang digunakan adalah metode stratified sampling yang memiliki error lebih rendah dibandingkan simple random sampling.
[rus]
BERITA TERKAIT: