Namun begitu, serangan demi serangan tersebut tidak menjadi alasan bagi Wadah Pegawai KPK untuk terus memperjuangkan pemberantasan korupsi.
"Kami tegaskan bahwa selangkahpun kami tidak akan mundur, apapun resikonya, karena kami yakin perjuangan pemberantasan korupsi tidak boleh berhenti dengan ancaman, intimidasi maupun serangan apapun juga," begitu bunyi surat elektronik yang mengatasnamakan Wadah Pegawai KPK, Selasa (11/4).
"Novel adalah kami dan kami adalah KPK yang tidak akan pernah berhenti untuk berjuang melawan korupsi," lanjut siaran itu.
Di satu sisi Wadah Pegawai KPK mengutuk keras insiden penyiraman air keras kepada Novel Baswedan yang dilakukan orang tak dikenal pada pagi tadi.
"Kami mengutuk keras perbuatan biadab tersebut sebagai bentuk dari teror dan bagian dari upaya pelemahan KPK dan perlawanan balik terhadap pemberantasan korupsi," lanjut siaran itu.
Tak lupa mereka meminta doa agar Novel yang juga ketua Wadah Pegawai KPK agar segera diberikan kesembuhan dan dapat kembali bersama-sama.
[ian]
BERITA TERKAIT: