Menteri PDTT, Eko Putro Sandjojo menjabarkan keempat program akselerasi itu dalam diskusi Pemerataan Kesejahteraan Ekonomi Desa di ruang rapat Galeri Nasional, Jakarta, Minggu (9/4).
"(Keempat program itu) pengembangan produk unggulan desa atau kawasan perdesaan (Prudes/Prukades), pengembangan BUMDes (Badan usaha Milik Desa), pembangunan embung air desa, dan pembangunan sarana olahraga desa," paparnya.
Pembangunan embung air desa, kata Menteri Eko merupakan upaya pemerintah untuk membantu petani agar produktivitas pangan terus meningkat.
"Mayoritas petani di Indonesia masih mengandalkan air hujan. Hal itu membuat masa panen rata-rata setahun hanya 1,4 kali. Dengan adanya embung panen dapat mencapai hingga tiga kali setahun,' tambah Eko.
Untuk diketahui, di tahun 2017 pemerintahan Jokowi mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk dana desa mencapai Rp 60 triliun.
Angka itu naik dari dua tahun terakhir, pada 2015 hanya Rp 20,76 triliun dan 2016 sebanyak Rp 46,9 triliun.
[ian]
BERITA TERKAIT: