Benar tidaknya, mantan politikus senior PDIP, Permadi termasuk yang sangsi niat Megawati untuk lengser keprabon.
"Saya kira tidak mungkin Megawati pensiun, sebab dia sudah menikmati kedudukan sebagai anak Bung Karno, dielu-elukan oleh masyarakat, pokoknya menjadi idola masyarakat," kata Permadi berbincang dengan
Kantor Berita Politik RMOL, sesaat lalu (Jumat, 31/3).
Dengan status itu, ia rasa sulit untuk Megawati mau mundur. Justru kata-kata ingin mundur, dinilai Permadi hanya sopan santun belaka.
"Pada saatnya nanti karena rakyat masih menginginkan saya, terpaksa saya akan melanjutkan tugas saya, pasti begitu (ucapan Megawati)," tutur politisi yang memilih lompat ke Partai Gerindra tersebut.
Dari trah Soekarno, diakui Permadi hingga sekarang belum ada sosok yang bisa menyamai kewibawaan Megawati. Termasuk dua anaknya, Puan Maharani dan Prananda Prabowo. Sementara Puti Guruh Soekarno yang ponakan Megawati tak pernah diberi kesempatan muncul.
"Yang diberi kesempatan untuk muncul, yang diajukan selalu Puan," tambah Permadi yang juga dikenal sebagai paranormal.
Justru, lanjut Permadi, Soekarno tidak menghendaki digantikan trahnya, tapi masyarakat berpikir sebaliknya. Ini yang lantas selalu dijadikan dalil Mega untuk tetap berkuasa.
"Dia (Megawati) selalu mengatakan, saya masih dibutuhkan oleh rakyat," kata Permadi, meniru ucapan Megawati.
Padahal banyak anak-anak ideologis didikan Bung Karno, tidak semata dari biologis. Mereka sebetulnya mumpuni menggantikan kedudukan Megawati di PDIP.
"Tapi ya itulah orang-orang PDIP sendiri tidak berani melawan keinginan Megawati, enggak ada yang berani lawan Mega, kalah wibawa terus terang saja. Sekalipun di belakang memaki-maki tapi di depan dukung-dukung saja," tukasnya.
[wid]
BERITA TERKAIT: